
Giat tes urine terhadap WBP di Lapas Kelas I Medan.
Alinea – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan menggelar tes urine terhadap 105 warga binaan pemasyarakatan (WBP) sebagai langkah deteksi dini penyalahgunaan narkotika. Kegiatan tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Polsek Medan Helvetia usai pelaksanaan salat tarawih, Kamis malam (5/3/2026).
Tes urine ini merupakan bagian dari upaya pengawasan dan komitmen Lapas Kelas I Medan dalam menjaga lingkungan pemasyarakatan tetap bersih dari peredaran maupun penyalahgunaan narkotika.
Dalam pelaksanaannya, sebanyak 105 WBP dipilih untuk mengikuti pemeriksaan urine yang diawasi langsung oleh petugas Lapas bersama personel Polsek Medan Helvetia.
Proses pengambilan sampel dilakukan secara tertib dengan pengawasan ketat guna memastikan kegiatan berjalan sesuai prosedur.
Selanjutnya, tim kesehatan Klinik Lapas Kelas I Medan melakukan pemeriksaan terhadap sampel urine menggunakan alat uji yang telah disiapkan. Hasilnya, seluruh warga binaan yang mengikuti pemeriksaan dinyatakan negatif dari penggunaan narkotika.
Kegiatan tersebut juga sejalan dengan arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, yang menginstruksikan jajaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan untuk memperketat pelaksanaan razia rutin maupun insidentil di blok hunian sebagai langkah pencegahan peredaran dan penyalahgunaan narkotika di dalam lapas maupun rumah tahanan.
Mewakili Kepala Lapas Kelas I Medan, Kepala Bidang Administrasi Keamanan dan Ketertiban, Andik Ariawan, menyampaikan bahwa tes urine ini merupakan bagian dari program deteksi dini yang rutin dilakukan guna memastikan lingkungan lapas tetap bersih dari narkoba.
“Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen kami untuk memastikan lingkungan Lapas tetap bersih dari narkoba. Melalui deteksi dini seperti ini, kami ingin memastikan seluruh warga binaan menjalani masa pembinaan dengan baik dan bebas dari penyalahgunaan narkotika,” ujarnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP), Kepala Seksi Keamanan, Kepala Seksi Perawatan dan Tata Tertib (Peltatib), jajaran staf KPLP, personel Polsek Medan Helvetia, serta tim kesehatan Klinik Lapas Kelas I Medan.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan kondusif sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku. (Abi)